The girl who hate many thing about human?
Who?
Me.
who's else? Lol
I wonder…
If life is beautiful.
If human scared to die and wanted to live so badly. Why they’re used to
complain on what they have in their life? Why they’re suffering?
…………
Well halo I'm back for anyone who ever read my messy words. And for those who never (?) and just found 'this', Hai from me Sadika Khoirunisa but I rather call myself aca as people did.
Me bukan orang yang pinter nulis, seperti yang kalian lihat pada tulisan-tulisan gw sebelumnya yang berantakan banget, karena blog ini emang udah gw buat dari smp yang masih gajelas banget, ya sekarang juga masih sih. mau hapus tapi sayang lol, karena gw nulis ya karena gw suka aja.
Enough for intermezonya. seperti judul dari entri gw kali ini. The girl who hate many thing about human. berasa apa banget kan gw manusia dan gw benci banyak bnget hal ttg manusia lol. I think ga cuman gw doang sebenarnya yang berfikiran kaya gini. so gw bahas sedikit tentang gw yang benci manusia ini.
Manusia. dari semua creature yang ada didunia ini menurut gw yang paling berbahaya ya manusia. Dengan segala sifat dasar yang dimiliki dan pengembangannya yang hampir gaada batasnya membuat manusia menjadi sangat mengerikan.
Manusia itu mudah ditebak, tapi juga unexpectable. banyak hal yang gw paham tentang manusia, tapi lebih banyak yang gw ga habis pikir sama mereka.
ok most of you bakal mikir "kek lu bukan manusia aja plis deh"
ya gw sadar banget gw manusia juga, dan manusia yang gw maksud itu termasuk gw sendiri. sometimes gw sendiri ga bisa paham sama diri gw.
Sebenarnya yang ingin gw bahas banget disini adalah sifat dasar manusia. Terutama 'Selfish and Arrogant' yang nature ada dalam diri manusia yang paling susah dikendalikan. Juga fakta humans as social creature.
Gw bukan mahasiswi Psikologi sama sekali, dan gw juga sebenarnya belum benar-benar mempelajari secara khusus tentang sifat manusia.
so ini benar-benar sekedar opini gw. Ga ada maksud untuk menjadi so tau atau apapun, gw cuma ingin menuangkan isi kepala dan hati gw atau mungkin unek-unek terhadap manusia-manusia yang ada disekeliling gw.
Semakin gw bertambah umur, semakin banyak hal yang gw paham tapi semakin banyak juga tanda tanya dalam pikiran gw. Semakin dewasa kita semakin dihadapkan dengan realita, dan dunia semakin luas, semakin mengharuskan kita untuk memilih dan menetapkan jalan hidup kita dan bagaimana nanti kita kedepannya. Tapi buat gw ada satu jalan yang gabisa terelakan, atau bukan lagi menjadi pilihan melainkan keharusan kalau gw emang ingin jadi "orang", sesuai dengan status gw sebagai 'manusia' yang artinya adalah mahkluk sosial, gw harus banyak bersosialisasi dan pandai bergaul atau beradaptasi. Dan gw.. sangat tidak pandai dengan hal itu.
Semua berawal dengan masa kecil gw yang bisa dibilang ngga 'indah' tapi ga terlalu buruk juga (maybe). karena semua sifat dasar yang diatas gw sebut, gw menjadi salah satu korban. gw gaakan cerita banyak soal itu disini karena emang bukan itu bahasan kali ini, mungkin dilain kesempatan. Intinya gw pernah mengalami masa-masa buruk saat gw masih sekolah dasar hingga sekolah menengah yang mana itu sangat berpengaruh terhadap karakter gw bahkan hingga sekarang.
Manusia itu sombong. Arogansi seperti sudah secara alami ada pada manusia yang gw yakini tiap orang dan sebaik-baiknya orang pasti pernah punya sifat ini. Dan tidak sedikit juga orang dewasa yang belum bisa mengendalikan sifat ini. Sifat yang membuat satu individu bisa merasa berada diatas dibandingkan dengan orang-orang disekitarnya yang tidak memiliki apa yang ia punya dan ia yakini 'hebat' itu. Manusia dengan mudahnya dapat menghempaskan orang yang ia yakini payah dan menggolongkannya pada jajaran yang ia anggap 'pecundang'. Saat kecil ketika mereka masih sangat jujur dan tidak kenal takut, mereka dengan gamblangnya menunjukan sifat ini, tanpa mengerti dampak apa yang akan dihasilkan oleh perbuatannya itu. sedangkan orang dewasa? bukan berarti sifat itu hilang tapi justru mereka dengan pandainya menyembunyikan pada pikiran dan hatinya. walaupun tak sedikit juga yang tercermin dalam perbuatannya.
Arrogansi pada manusia tidak selalu didasari oleh materi, tapi juga semua hal yang terkait dalam dirinya.
Bisa fisik? ataupun bakat. buat gw arogansi yang paling miris itu fisik, dan keturunan. why?
Fisik.. fisik bukan sesuatu yang bisa kita kendalikan secara penuh. Ingat sesuatu yang mutlak yaitu kita diciptakan bukan oleh manusia tapi oleh "Tuhan". Dan fisik kita 'baik' bukan karena kebolehan kita melainkan karena Tuhan. Walaupun secara sains genetik orang tua kita sangat berpengaruh terhadap anaknya. Tetap saja sejak awal kita tidak bisa memilih ingin terlahir dari orang tua dan keluarga seperti apa. hal itu sepenuhnya kehendak Tuhan. Tapi ya namanya manusia, mereka masih dengan bangganya menyombongkan hal tersebut. padahal jelas sangat berbeda yang namanya 'bersyukur' dengan 'sombong'. Buktinya?
Masih banyak orang yang rasis, dan juga menjadikan ketidakbiasaan fisik seseorang menjadi sesuatu bahan ejekan dan candaan. Gw gamau bilang sesuatu yang tidak biasa itu sebagai kekurangan fisik karena menurut gw kata 'kekurangan' itu relatif. Dan gw ga berhak buat bilang hal-hal yang tidak biasa itu sebagai kekurangan. bisa jadi justru itu kelebihan yang manusia lain gapunya. Semuanya balik lagi ke orangnya. Tidak biasa itu bisa saja banyak hal. hal-hal yang minoritas. Contohnya punya kulit lebih gelap atau terlalu cerah? punya wajah dan badan yang ga se 'ideal' kebanyakn orang-orang pikirkan. Intinya adalah sesuatu yang tidak biasa dari kebanyakan orang punya yang dinilai lebih rendah dari orang-orang yang sifat sombongnya ga terkendalikan.
Lalu keturunan. keturunan yang gw maksud disini adalah dia merasa materi dan kehidupan keluarga yang dia punya itu suatu kebanggan yang bisa Ia sombongkan. seperti yang gw bilang diatas hal-hal seperti itu diluar kemampuan kita dan tidak bisa dikendalikan. Manusia yang demikian biasanya mengganggap stasus sosial itu sangat penting, dan bukannya ia sadar diri akan kelebihan yang diberi oleh Tuhan itu untuk membantu yang lain, tapi malah cenderung meremehkan orang-orang yang menurutnya memiliki status sosial lebih rendah. Miris.
Selfish...
Sifat yang satu ini lebih berbahaya lagi karena lebih sulit untuk dikendalikan dan sangat menjamur. dan sifat ini mungkin bisa jadi adalah penghancur utama diri manusia. Selfish atau egois menurut gw adalah akar yang menjadi cikal bakal sifat-sifat jelek lain pada manusia. Dan tidak bisa dipungkiri juga bukan, kalau segala sesuatu yang kita lakukan semuanya demi diri kita sendiri. Mungkin gaada yang salah dengan hal itu, tapi permasalahannya adalah mengendalikan 'keinginan' kita dan semua tentang 'demi kita' agar tidak mengganggu manusia lainnya. banyak banget hal-hal kecil dan terlihat sepele yang kita lakukan yang tanpa kita sadari mengganggu kenyamanan orang lain. hal itu ya didasari sama sifat ini. Misalnya kaya ngerokok disembarang tempat, meninggalkan 'jejak' yang kotor ditempat umum, berisik ditempat umum, dan hal-hal lainnya. Katanya manusia ya social creature tapi egois mungkin menutupi atau membuat manusia kadang lupa sama status itu. dan menurut gw negara adalah satu contoh tempat yang isinya dipenuhi sama manusi-manusia yang seperti itu. Manusia juga terkadang memanfaatkan adanya HAM untuk berbuat sekenanya, apa-apa dikaitkan dengan HAM tapi mereka lupa sama yang namanya KEWAJIBAN!, termasuk kewajiban untuk menghargai hak orang lain, dan tidak mengganggu hak orang lain.
pfft masih banyak hal-hal lain yang pengen gw Bahas sebenernya terutama soal selfish ini. yang gw kemukakan baru contoh-contoh kecil. banyak contoh-contoh yang lebih besar lagi. gw bakal bahas dipost an selanjutnya. gw tau sebenernya ini tulisan sepele dan hampir semua orang tau ini, tapi banyaknya kalian yang peduli soal ini dan mau ngebahas ini kalah sama orang2 ignorant diluar sana. atau mungkin udh cape bahas yang kaya gini?, menurut gw semakin sering org-org bahas ini, smkin jg banyak org yang sadar dan bias ngurangin hal-hal sepele itu. terutama untuk mendidik anak-anak kecil nanti. sekali lagi gw nulis ini juga sebagai peringatan buat diri gw sndiri biar ga sering lupa dan biar sadar.
Ps : 'The girl who hate Everything about human'
Gw bukan mahasiswi Psikologi sama sekali, dan gw juga sebenarnya belum benar-benar mempelajari secara khusus tentang sifat manusia.
so ini benar-benar sekedar opini gw. Ga ada maksud untuk menjadi so tau atau apapun, gw cuma ingin menuangkan isi kepala dan hati gw atau mungkin unek-unek terhadap manusia-manusia yang ada disekeliling gw.
Semakin gw bertambah umur, semakin banyak hal yang gw paham tapi semakin banyak juga tanda tanya dalam pikiran gw. Semakin dewasa kita semakin dihadapkan dengan realita, dan dunia semakin luas, semakin mengharuskan kita untuk memilih dan menetapkan jalan hidup kita dan bagaimana nanti kita kedepannya. Tapi buat gw ada satu jalan yang gabisa terelakan, atau bukan lagi menjadi pilihan melainkan keharusan kalau gw emang ingin jadi "orang", sesuai dengan status gw sebagai 'manusia' yang artinya adalah mahkluk sosial, gw harus banyak bersosialisasi dan pandai bergaul atau beradaptasi. Dan gw.. sangat tidak pandai dengan hal itu.
Semua berawal dengan masa kecil gw yang bisa dibilang ngga 'indah' tapi ga terlalu buruk juga (maybe). karena semua sifat dasar yang diatas gw sebut, gw menjadi salah satu korban. gw gaakan cerita banyak soal itu disini karena emang bukan itu bahasan kali ini, mungkin dilain kesempatan. Intinya gw pernah mengalami masa-masa buruk saat gw masih sekolah dasar hingga sekolah menengah yang mana itu sangat berpengaruh terhadap karakter gw bahkan hingga sekarang.
Manusia itu sombong. Arogansi seperti sudah secara alami ada pada manusia yang gw yakini tiap orang dan sebaik-baiknya orang pasti pernah punya sifat ini. Dan tidak sedikit juga orang dewasa yang belum bisa mengendalikan sifat ini. Sifat yang membuat satu individu bisa merasa berada diatas dibandingkan dengan orang-orang disekitarnya yang tidak memiliki apa yang ia punya dan ia yakini 'hebat' itu. Manusia dengan mudahnya dapat menghempaskan orang yang ia yakini payah dan menggolongkannya pada jajaran yang ia anggap 'pecundang'. Saat kecil ketika mereka masih sangat jujur dan tidak kenal takut, mereka dengan gamblangnya menunjukan sifat ini, tanpa mengerti dampak apa yang akan dihasilkan oleh perbuatannya itu. sedangkan orang dewasa? bukan berarti sifat itu hilang tapi justru mereka dengan pandainya menyembunyikan pada pikiran dan hatinya. walaupun tak sedikit juga yang tercermin dalam perbuatannya.
Arrogansi pada manusia tidak selalu didasari oleh materi, tapi juga semua hal yang terkait dalam dirinya.
Bisa fisik? ataupun bakat. buat gw arogansi yang paling miris itu fisik, dan keturunan. why?
Fisik.. fisik bukan sesuatu yang bisa kita kendalikan secara penuh. Ingat sesuatu yang mutlak yaitu kita diciptakan bukan oleh manusia tapi oleh "Tuhan". Dan fisik kita 'baik' bukan karena kebolehan kita melainkan karena Tuhan. Walaupun secara sains genetik orang tua kita sangat berpengaruh terhadap anaknya. Tetap saja sejak awal kita tidak bisa memilih ingin terlahir dari orang tua dan keluarga seperti apa. hal itu sepenuhnya kehendak Tuhan. Tapi ya namanya manusia, mereka masih dengan bangganya menyombongkan hal tersebut. padahal jelas sangat berbeda yang namanya 'bersyukur' dengan 'sombong'. Buktinya?
Masih banyak orang yang rasis, dan juga menjadikan ketidakbiasaan fisik seseorang menjadi sesuatu bahan ejekan dan candaan. Gw gamau bilang sesuatu yang tidak biasa itu sebagai kekurangan fisik karena menurut gw kata 'kekurangan' itu relatif. Dan gw ga berhak buat bilang hal-hal yang tidak biasa itu sebagai kekurangan. bisa jadi justru itu kelebihan yang manusia lain gapunya. Semuanya balik lagi ke orangnya. Tidak biasa itu bisa saja banyak hal. hal-hal yang minoritas. Contohnya punya kulit lebih gelap atau terlalu cerah? punya wajah dan badan yang ga se 'ideal' kebanyakn orang-orang pikirkan. Intinya adalah sesuatu yang tidak biasa dari kebanyakan orang punya yang dinilai lebih rendah dari orang-orang yang sifat sombongnya ga terkendalikan.
Lalu keturunan. keturunan yang gw maksud disini adalah dia merasa materi dan kehidupan keluarga yang dia punya itu suatu kebanggan yang bisa Ia sombongkan. seperti yang gw bilang diatas hal-hal seperti itu diluar kemampuan kita dan tidak bisa dikendalikan. Manusia yang demikian biasanya mengganggap stasus sosial itu sangat penting, dan bukannya ia sadar diri akan kelebihan yang diberi oleh Tuhan itu untuk membantu yang lain, tapi malah cenderung meremehkan orang-orang yang menurutnya memiliki status sosial lebih rendah. Miris.
Selfish...
Sifat yang satu ini lebih berbahaya lagi karena lebih sulit untuk dikendalikan dan sangat menjamur. dan sifat ini mungkin bisa jadi adalah penghancur utama diri manusia. Selfish atau egois menurut gw adalah akar yang menjadi cikal bakal sifat-sifat jelek lain pada manusia. Dan tidak bisa dipungkiri juga bukan, kalau segala sesuatu yang kita lakukan semuanya demi diri kita sendiri. Mungkin gaada yang salah dengan hal itu, tapi permasalahannya adalah mengendalikan 'keinginan' kita dan semua tentang 'demi kita' agar tidak mengganggu manusia lainnya. banyak banget hal-hal kecil dan terlihat sepele yang kita lakukan yang tanpa kita sadari mengganggu kenyamanan orang lain. hal itu ya didasari sama sifat ini. Misalnya kaya ngerokok disembarang tempat, meninggalkan 'jejak' yang kotor ditempat umum, berisik ditempat umum, dan hal-hal lainnya. Katanya manusia ya social creature tapi egois mungkin menutupi atau membuat manusia kadang lupa sama status itu. dan menurut gw negara adalah satu contoh tempat yang isinya dipenuhi sama manusi-manusia yang seperti itu. Manusia juga terkadang memanfaatkan adanya HAM untuk berbuat sekenanya, apa-apa dikaitkan dengan HAM tapi mereka lupa sama yang namanya KEWAJIBAN!, termasuk kewajiban untuk menghargai hak orang lain, dan tidak mengganggu hak orang lain.
pfft masih banyak hal-hal lain yang pengen gw Bahas sebenernya terutama soal selfish ini. yang gw kemukakan baru contoh-contoh kecil. banyak contoh-contoh yang lebih besar lagi. gw bakal bahas dipost an selanjutnya. gw tau sebenernya ini tulisan sepele dan hampir semua orang tau ini, tapi banyaknya kalian yang peduli soal ini dan mau ngebahas ini kalah sama orang2 ignorant diluar sana. atau mungkin udh cape bahas yang kaya gini?, menurut gw semakin sering org-org bahas ini, smkin jg banyak org yang sadar dan bias ngurangin hal-hal sepele itu. terutama untuk mendidik anak-anak kecil nanti. sekali lagi gw nulis ini juga sebagai peringatan buat diri gw sndiri biar ga sering lupa dan biar sadar.
Ps : 'The girl who hate Everything about human'
tadinya judulnya itu ↑ tapi kurubah karena ternyata ada beberapa hal juga yang menarik dan aku suka dari manusia lol
Komentar
Posting Komentar